KESEMPURNAAN WAKTU

Di tahun 2014 lalu, saya memasuki usia kepala empat. Dan sejak memasuki usia ini, saya memiliki sebuah perspektif berbeda (jika tak ingin disebut baru) tentang WAKTU. Bagi saya, dengan bertambahnya usia, waktu menjadi sebuah benda berharga yang harganya dan levelnya merangkak ke urutan atas dalam kehidupan pribadi saya.

Sadar atau tidak, hari-hari kita berjalan seolah semakin cepat. Padahal dalam sehari kita tetap diberi porsi waktu 24 jam, tidak berubah dari jaman dahulu kala. Tetapi toh perasaan ‘dikejar waktu’ itu terasa semakin nyata disaat usia kita bertambah.

Advertisements